Tuesday, May 25, 2010

"SUPERHERO"

Seorang anak autis naik ke puncak gedung berlantai tiga di Thailand.
Ibunya panik saat ia berdiri di atas pagar pembatas. Nyaris
terjatuh. Makin didekati, ia makin menjauh. Tiba-tiba ibunya ingat
bahwa anak itu menyukai tokoh Spiderman. Maka, dimintanya petugas
pemadam kebakaran mendekatinya dengan memakai kostum superhero itu.
Hasilnya? Begitu "Spiderman" muncul memanggil namanya, si anak
mendekat. Ia merasa aman dan bangga dilindungi "Spiderman",
superhero andalannya.

Ketika Yusuf memerintah sebagai Raja Mesir, ia menjadi superhero
bagi sanak keluarganya. Di bawah kuasanya, mereka bisa menikmati
hidup makmur di Mesir. Padahal mereka berstatus orang asing. Tidak
ada penduduk Mesir berani protes. Namun, kuasa Yusuf tidak kekal. Ia
bukan superhero sejati. Di usia ke-110, ia sadar ajalnya hampir
sampai. Maka, Yusuf mengingatkan saudara-saudaranya agar tidak
mengandalkan dirinya. "Aku akan mati," jelasnya, "Allahlah yang akan
memperhatikan dan membawamu ke negeri Perjanjian." Hanya Allah
Superhero sejati. Kepada-Nyalah keluarga Yusuf harus menaruh
harapan.

Banyak orang mencari superhero. Anak mendambakan figur ayah yang
kuat. Perempuan mencari suami yang bisa melindungi. Pengusaha
mencari orang kuat untuk menjaga usahanya. Rakyat mencari pemimpin
yang bisa menjamin keamanan dan kemakmuran. Jika Anda menjadikan
orang lain atau diri sendiri sebagai superhero, berhati-hatilah!
Anda pasti kecewa, sebab tak ada orang yang serbabisa. Tak seorang
pun bisa menjadi superhero asli! Lebih baik andalkan Tuhan, Sang
Superhero sejati --JTI

MANUSIA TERHEBAT SEKALIPUN PUNYA KETIDAKMAMPUAN
MAKA JANGAN JADIKAN MEREKA TUHAN

No comments:

Post a Comment