Wednesday, April 14, 2010

PENYAKIT ROHANI

Tanggal: Kamis, 15 April 2010
Bacaan : Galatia 5:16-24
Setahun: 1 Samuel 27-29; Lukas 13:1-22
Nats: Siapa saja yang menjadi milik Kristus Yesus, ia telah
menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya
(Galatia 5:24)


Yang namanya penyakit: ada penyakit jasmani, ada penyakit rohani.
Penyakit rohani lebih berbahaya daripada penyakit jasmani, karena
berlaku tidak hanya di dunia ini saja, tetapi juga dalam kehidupan
nanti sesudah kehidupan di dunia ini. Tidak ada, misalnya, orang
yang masuk neraka karena menderita diabetes atau darah tinggi.
Selain itu penyakit rohani biasanya tidak disadari, kecuali oleh
orang lain. Orang yang tamak, misalnya, ia tidak akan sadar kalau
dirinya tamak. Malah bisa jadi tersinggung kalau dibilang tamak.

Bagaimana mengatasi penyakit rohani? Pertama-tama, kenali
jenis-jenis penyakit rohani yang ada. Paulus menyebut penyakit
rohani ini sebagai "perbuatan daging" (ayat 19). Lalu, lakukan
"check-up" rutin, yaitu dengan melakukan evaluasi dan introspeksi
diri; bisa secara pribadi, bisa bersama orang terdekat-apakah kita
mengidap salah satu atau beberapa dari penyakit rohani tersebut?

Apabila ada, segeralah lakukan "penyembuhan", bisa dengan meminta
nasihat orang-orang yang kita percayai, bisa juga dengan membaca
buku-buku rohani yang sesuai. Dan yang paling utama, berdoalah
kepada Tuhan. Salah satu contoh bagus doa agar terbebas dari
penyakit rohani ada di Amsal 30:7-9, "Dua hal aku mohon kepada-Mu,
jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni: Jauhkanlah dari padaku
kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau
kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku.
Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata:
Siapa Tuhan itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan
mencemarkan nama Allahku" --AYA

KITA JANGAN HANYA PEDULI DENGAN PENYAKIT JASMANI

KITA JUGA PERLU PEDULI DENGAN PENYAKIT ROHANI DALAM DIRI KITA

No comments:

Post a Comment