
Aku ingat sekali ucapan dari salah seorang dosen favoritku ,
"Anak2ku, jangan pernah berhenti bermimpi, dan bermimpi lha setinggi-tingginya".
Kata-kata itu ga pernah lekang dari ingatanku,, kemanapun aku pergi pasti aja aku ingat.
Jujur aja,,di kampus aku bukanlah salah satu mahasiswi yang berpresatasi dengan IPK tertinggi
atau sering disebut "Cum Laude" bahkan aku orang yang ga terlalu ambisius dengan nilai2
mata kuliah yang super serem dan ogah banget untuk mempelajarinya.
Terancam "DO alisa Drop Out" sudah tidak hal asing bagiku, karena aku tidak memberi hatiku pada kuliah ini.
Diledekin beberapa temen-temen bahkan didiemin sama papaku untuk satu semester buat aku merasa tersisih dan terasing.
Belajar dari kegagalan aku bisa merubah statu DO hampir jadi Best Performance, namun karena ada nilai "D" dimata kuliah sebelumnya, aku hanya bisa lulus naik tingkat tanpa membawa gelar Best Performance.
Menyesal sih bukan tapi sedikit kena tamparan keras atas ketidakpedulianku pada diriku.
Ya, setidaknya aku mau mengikuti kuliah walau aku masih belum bisa memberikan sepenuh hatiku, untuk semua mata kuliah. AKu hanya tertarik pada dunia jaringan alias networking, sedikit blogging dan photoshop.
Itu juga hanya secuil dari ilmu yang dimiliki temen-temenku.
But, it's okay gag jadi masalah.
Sedikit ilmu itu masih bisa menyelamatkan aku dan bisa lulus dengan prestasi sedikit membanggakan yang kata orang-orang nilai cukup-cukup makan.
Thanks God aku bisa lulus dari kampus Politeknik Informatika Del tercinta, karena setidaknya aku bisa belajar tentang beberpaa bahasa pemrograman yang kata orang susah bener, emang susah juga sih dan bisa mengenal tentang software dan hardware lebih mendalam.
dan salah satunya, aku bisa ngeblog dan lain-lain deh.
gag blogger sih cuma sekedar nyampain curhatan dan unek-unek sajah.
ya sekedar sharing gitu deh..
Gag muluk-muluk.. setelah lulus dari kampus,
aku langsung go ke jakarta dengan prinsip harus kerja di jakarta,
Tidak peduli ada saudara atau enggak. Karena, orang-orang yang aku temui nantinya bisa jadi saudara.
Prinsip tetap dipegang, dan akhirnya aku sampai juga di jakarta ini. Well, aku hidup di jakarta tanpa orang tua, kakak,abang dan adik.
Modal nekat dan pegang prinsip dan satu lagi hanya karena ingin mengejar satu kata yaitu "mimpiku".
Mimpiku harus bisa jadi kenyataan, ya setiap manusia berharap mimpinya bisa jadi satu kenyataan.
Namun, tetap saja bermimpi dan berusaha sekalipun tak ada tanda-tanda dari mimpi itu akan jadi kenyataan.
Sebab Tuhan punya rencana lain di setiap mimpi yang kita raih.
Yang pasti beranilah untuk bermimpi dan komitmen dengan mimpi itu, dan usahakan yang terbaik yang bisa kita lakukan untuk meraih mimpi itu,
dan selebihnya ikutkan campur tangan Tuhan dalam mimpi kita.
Aku bukanlah manusia luar biasa atau setengah dewa atau apa saja, artis juga enggak, model apa lagi, bisa nongol di TV apalagi itu ga pernah. Tapi, aku memulai mimpiku dari setiap usaha kecil yang aku lakukan.
Aku senang bernyanyi walau suaraku rada pas-pasan,namun aku tidak berharap untuk jadi penyanyi
Aku bukan tidak mau bermimpi untuk jadi penyanyi, yang aku mimpikan adalah bisa bernyanyi dengan artis favoritku.
Well, sebulan di jakarta aku bisa duet manis dengan 'Joy Tobing'.
Ini sungguh unpredictable la. Tuhan memang selalu menjadikan semua indah pada waktunya.
Aku suka berkenalan dengan orang baru ngajak ngobrol dan sharing, bahkan promosi ini dan itu, namun aku tidak bermimpi untuk menjadi seorang marketing atau sales, tapi aq bermimpi bisa mempunyai banyak teman dan berinteraksi dengan mereka,
Bener ajah aku punya segudang bahkan sejuta teman.
Aku hanya ingin bisa menjadi teman yang baik bagi semuanya dan berusaha membuat mereka tersenyum.
Masih banyak mimpi-mimpiku yang belum terwujud, aku ingin kuliah di luar negeri, aku ingin keliling eropa, aku beli rumah buat mama dan papaku.
Tapi, mimpi itu masih belum menunjukkan tanda-tanda yang nyata. Dan bahkan aku semakin penasaran dengan mimpi-mimpiku itu.
Aku merasa senang dan iri melihat kesuksesan orang lain, iri dalam artian aku ingin seperti mereka.
Aku harus bisa seperti mereka.
Akhirnya, aku mulai menggeluti yang namanya dunia bisnis, dengan harapan aku bisa mewujudkan sebagian besar dari mimpiku.
Memulai bisnis ini bukanlah sesuatu hal yang mudah, apalagi ini bisnis MLM - Multi Level Marketing yang dibenci banyak orang. Buatku, jelek dimata orang belum tentu jelek dimataku.
Aku penasaran kenapa orang bilang MLM itu tidak bagus dan tidak membangun.
Aku semakin tertantang dan akhirnya memutuskan untuk memulainya dan belajar dari nol.
Aku sudah menggelutinya sejak kuliah, namun karen aku ga fokus, aku hanya pakai dan jual saja.
ga peduli bisnis rolenya seperti apa dan prospek kedepannya bagaimana.
Eng ing eng,
Setelah dijakrta semua aku pelajari sedikit demi sedikit lama lama jadi buanyak, Untung aku join di Oriflame dan dbc-Network, aku dapet banyak ilmu dan mengetahui bagimana bisnis MLM yang sesungguhnya.
emank sih bonusnya belum seberapa, tapi kalau kita rajin dan komitmen pasti bisa.
Semoga aku bisa mewujudkan sebagian dari mimpiku. Dan target pencapaian levelku bisa sampai di 21 % dan bisa jadi Diamond, tentunya dengan dukungan dari downline-downlineku, dan tak lupa juga dukungan dari leader dan uplineku.
Aku bermimpi bukan dengan tidak ada alasan, aku berusaha bukan dengan tidak ada kegagalan dan ejekan atau penolakan.
Dijauhin temen-temen itu ga jadi masalah, diledikin juga malah buat aku jadi semangat,
Mungkin saat ini aku ga bisa dekat lagi sama temen-temenku, karena mereka menghindar setiap lihat aku,,kata mereka "pasti mau ajak aku join kan", semoga suatu saat nanti kita bisa bersama lagi temen-temenku.
AKu hanya fokus dengan mimpiku dan aku ga mau setengah-setengah bahkan mundur gitu ajah.
Tapi, aku bahagia punya teman seperti kalian, karena dengan adanya kalian aku belajar betapa bahagianya bisa menjadi bagian dari kalian disaat kalian membutuhkan aku dan betapa bersyukurnya aku bisa memiliki mimpi-mimpi indah.
so,
dare to dream and Yess You Can.
CIjuguL
No comments:
Post a Comment